Pengalaman Istri Bersalin Dengan BPJS – Bag. 1

Okeh…waktu Postingan ini saya tulis, umur anak kami udah 4,5 Bulan sekarang. Cumen emang udah lama mau share pengalaman kami ini, baru sempet sekarang nulis-nulis di Blog ini.

Ok, jadi awalnya kami mau nyambut anak pertama kami nih…semangat banget! Semenjak Nikah udah lewat 3 tahunan lha kami berdua saja. Sewaktu Istri tes dengan Alat Tes Kehamilan, puji Tuhan hasilnya Positif! Besoknya dipastiin di Dokter juga syukur banget bener positif. Sip…mulai deh…otak laki-laki kan…langsung ke arah duit, duit dan duit!

Ngga kebetulan ternyata berkah-Nya buat kami sangat besar…ternyata saat ini ada yang namanya BPJS Kesehatan. Langsung saya pelajari semuanya lewat GOOGLE dan juga saya pelajari langsung ke kantor pusatnya di Bandung yang di Jalan BKR. Dan oh ternyata! Saya bisa daftar lewat BPJS On Line – singkat cerita nama saya dan Istri sudah terdaftar di BPJS dan dalam jarak waktu seminggu akun BPJS kami sudah aktif dan bisa digunakan di tempat-tempat terkait.

Sebelum BPJS kami aktif, kami melakukan pemeriksaan rutin kehamilan Istri di RSB Harapan Bunda Baros, Cimahi – tapi setelah Akun BPJS kami aktif segeralah kami pindah ke PPK 1 kami. Jadi memang walaupun kami bebas menggunakan akun BPJS kami, tapi dalam penggunaannya ada aturan mainnya juga; jadi penggunaan Kartu BPJS ini ga bisa disembarang tempat atau seenaknya kita. Kalau bebas sih ya enaknya langsung aja saya gunakan dan claim BPJS kami di Rumah Bersalin yang mentereng…tapi ga bisa seperti itu. Kami harus menggunakannya di PPK 1 yang terdaftar di akun BPJS kami, yaitu di PUSKESMAS Salam – nah, PPK 1 itu adalah Fasilitas Pertama yang harus digunakan oleh semua Nasabah BPJS, kalaupun ternyata Saran-PraSaran dan Fasilitas di PPK 1 masing-masing nasabah kurang mendukung, maka PPK 1 akan mengeluarkan Surat Rujukan untuk digunakan di PPK 2, yang biasanya adalah Rumah Sakit Umum Daerah. Jadi nasabah BPJS ngga bisa/ngga boleh maen loncat-loncat ke Rumah Sakit manapun untuk menggunakan fasilitas BPJS ini.

Ga brenti bersyukur….ternyata Istri ngga keberatan untuk melakukan pemeriksaan rutin di sebuah PUSKESMAS, dan sangat bersyukur lagi karena di PPK 1 kami itu sangat memuaskan sekali…Lingkungan nya, Gedung/Bangunan nya, Fasilitas nya, dan Tenaga Kerja nya semua sangat memuaskan bagi kami. Dan di PPK 1 Salam ini semuanya sudah Computerized dan On Line, sangat-sangat puas.

Tapi memang di PUSKESMAS ini ada ketentuan hari dan jam nya…ngga bisa datang seenaknya, sebelumnya kita harus mastiin dulu hari dan jam pelayanan yang diberikan, seperti (kalau di PPK 1 Salam):

  1. Pendaftaran maksimal jam 09:00WIB, jadi sebelum jam itu kita sudah harus ambil nomor antrian. Saya dengan Istri biasanya sudah stand by jam 07:00WIB disana…supaya aman dapet nomor antri, sekalian nikmatin udara pagi dan semangkok Bubur Ayam yang biasanya sudah nangkring di depan PUSKESMAS
  2. Sambil nunggu nomor kami dipanggil oleh bagian Pendaftaran, ya kami siapkan semua dokumen yang diperlukan; seperti KTP dan Kartu BPJS; dan ke depannya siapkan juga buku berobat yang diberikan oleh PPK 1
  3. Selanjutnya nomor kami dipanggil, saya melakukan pendaftaran dan kami dipersilahkan untuk menunggu di areal Poli, supaya waktu nama Istri saya dipanggil bisa langsung masuk ke ruangan Poli
  4. Setelah nama Istri dipanggil, langsung deh kami masuk ke ruangan dan diperiksa full. Waktu pertama diperiksa malah Istri dianjurkan untuk melakukan Imunisasi Tetanus, dan periksa darah. Ya kami lakukan semuanya itu, di Salam…ngga kemana-mana lagi
  5. Beres diperiksa, langsung kami diarahkan ke bagian Apotik untuk mengambil obat dan vitamin yang sudah diresepkan
  6. Udah itu, beres deh…dan semuanya itu GRATIS – TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN. Tapi memang sekali-kali kami periksa juga ke RSB Harapan Bunda untuk second opinion dan memastikan saja.

Ya, sementara itu dulu yang bisa saya bagikan, nanti kita lanjut ke Part 2 ya. Dan jangan lupa; Don’t Worry be Happy

Leave a comment

Filed under Bagi Berkat